Kereta yang Datang Saat Kabut

Oleh:   Rooftop IV Rooftop IV   |   December 02, 2017
Setan HD - Sarah adalah namaku, aku tinggal di desa kecil, namun aku disini bukanlah karena desaku tetapi hanya untuk menyelesaikan tugas ditempat yang tenang, aku sudah mengerjakan tugas itu selama 5 jam dan keluar sejenak untuk menikmati udara segar, memang tempat yang sejuk dan hening ini sangat cocok untuk menenangkan pikiran dari tugas, disamping rumah yang kutinggali sementara ini ada rel kereta api yang tidak berfungsi lagi, dan kononnya ada kereta hantu disini, Cerita tersebut belum pernah memberikan bukti seperti foto ataupun bukti lain yang menguatkan bahwa disana ada kereta hantu. Memang banyak saksi yang katanya sudah melihat secara langsung namun aku sama sekali tidak percaya.

Pada saat itu aku keluar sudah pada sore hari dan mendekati kegelapan sang malam, kabut pun datang entah dari mana, karena disitu dataran tinggi jadi sering kali kabut tiba, aku pun berjalan mengikuti rel tersebut sambil menikmati udara segar yang belum tercemar asap kendaraan. Tak ada warga yang kulihat, hanya rumah yang diterangi lampu dibalik pohon-pohon lebat, Aku tak berniat menghampiri mereka karena aku merasa akan menganggu mereka.

Sudah hampir malam, Ternyata sudah kira-kira 1 Km aku berjalan mengikuti rel kereta api tersebut, lalu aku berbalik pulang ke tempat penginapan, baru sampai 200 meter aku berbalik pulang, bunyi suara klakson kereta api, aku terkejut saat itu, karena aku berjalan diatas rel aku segera berlari ke pinggir, begitu terkejutnya aku melihat kereta api yang penuh penumpang berjalan menuju stasiun yang sudah terkenal berhantu. Aku berjongkok saat itu, menangis karena ketakutan, lalu saat kereta api tersebut telah melaluiku cukup jauh aku pun langsung berlari sambil menjerit minta tolong sambil berharap ada orang yang menghampiriku.

Aku berlari dan berlari, taklah sampai-sampai dalam pikiranku, kemana semua orang, tolong dengarkan aku, aku menangis sejadi-jadinya. sampai kering air mataku hanya meninggalkan bekas nya saja. sampai lah aku kerumah penginapan tersebut, kukemaslah seluruh barang padahal durasi penginapan masih panjang namun aku tak peduli tentang hal itu, aku pulang sambil menangis berharap tidak terjadi hal yang serupa kepadaku.

Memang benar sudah anggapanku bahwa cerita itu benar, aku tak bisa memberikan bukti apapun, karena ketakutan sudah mengambil alih kontrol pada tubuhku ini, aku demam 3 hari, pekerjaan ku diambil alih oleh sekretaris baru ku, aku selalu mengingat hal itu, aku menyewa 2 orang sekretaris baru, 1 orang yang mengerjakan tugasku , 1 lagi yang menemaniku kemana-mana.

Mitos, Cerita memang tak bisa disepelekan, aku mulai berhati-hati saat memberi tanggapan suatu cerita rakyat yang diyakini berhantu atau hal sejenis lainnya.

Tampilkan Komentar